Dalam bahasa Inggris, auxiliary verb atau kata kerja pembantu memainkan peran penting dalam membentuk berbagai struktur kalimat. Kata kerja ini membantu kata kerja utama dalam menunjukkan waktu, aspek, atau menyatakan pertanyaan dan negasi. Mari kita pelajari lebih lanjut tentang auxiliary verbs!
Apa Itu Auxiliary Verb?
Auxiliary verb adalah kata kerja yang digunakan bersama dengan kata kerja utama untuk membentuk tenses, pertanyaan, atau kalimat negatif. Kata kerja pembantu ini tidak dapat berdiri sendiri, tetapi memberikan informasi tambahan tentang waktu atau bentuk kalimat.
Ciri-Ciri Auxiliary Verb
Membantu Kata Kerja Utama
Auxiliary verbs bekerja bersama dengan kata kerja utama untuk membentuk berbagai struktur kalimat, seperti past tense atau future tense.Mengubah Bentuk Kalimat
Auxiliary verbs digunakan untuk membuat kalimat negatif, pertanyaan, atau menunjukkan aspek waktu tertentu.Tidak Bisa Berdiri Sendiri
Auxiliary verb tidak memiliki makna sendiri jika tidak digunakan bersama kata kerja utama.
Jenis-Jenis Auxiliary Verb
Be (am, is, are, was, were, been)
Kata kerja ini digunakan untuk membentuk continuous tenses dan passive voice.
Contoh:She is running. (Dia sedang berlari.)
The book was read by him. (Buku itu dibaca olehnya.)
Have (have, has, had)
Kata kerja ini digunakan untuk membentuk perfect tenses.
Contoh:I have finished my homework. (Saya sudah menyelesaikan pekerjaan rumah saya.)
She had left before I arrived. (Dia sudah pergi sebelum saya tiba.)
Do (do, does, did)
Kata kerja ini digunakan untuk membuat pertanyaan atau kalimat negatif dalam tenses simple.
Contoh:Do you like coffee? (Apakah kamu suka kopi?)
I do not understand. (Saya tidak mengerti.)
Modal Verbs (can, could, will, would, shall, should, may, might, must)
Kata kerja modal digunakan untuk menunjukkan kemungkinan, izin, atau kewajiban.
Contoh:She can swim. (Dia bisa berenang.)
You must study for the exam. (Kamu harus belajar untuk ujian.)
Penggunaan Auxiliary Verb dalam Kalimat
Berikut adalah contoh penggunaan auxiliary verb dalam kalimat:
"He is studying for the test."
(Dia sedang belajar untuk ujian.)Di sini, "is" adalah auxiliary verb yang membantu kata kerja utama "studying" untuk menunjukkan bentuk continuous tense.
"I have finished my work."
(Saya sudah selesai dengan pekerjaan saya.)"Have" adalah auxiliary verb yang membantu kata kerja "finished" untuk membentuk present perfect tense.
"She does not like vegetables."
(Dia tidak suka sayuran.)"Does" adalah auxiliary verb yang digunakan untuk membuat kalimat negatif.
"We can go to the park."
(Kita bisa pergi ke taman.)"Can" adalah auxiliary verb yang menunjukkan kemampuan.
Menguasai Penggunaan Auxiliary Verb
Memahami penggunaan auxiliary verb sangat penting untuk menguasai struktur kalimat dalam bahasa Inggris. Dengan belajar bagaimana auxiliary verb bekerja, kamu akan dapat menyusun kalimat yang lebih tepat dan variatif. Untuk belajar lebih lanjut tentang auxiliary verb dan cara penggunaannya yang efektif, bergabunglah disini di Poly. Di Poly, kamu akan mempelajari berbagai tips dan trik untuk menguasai bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami!